Showing posts with label Bestfriend(s). Show all posts
Showing posts with label Bestfriend(s). Show all posts

Monday, January 14, 2013

1/14/2013 11:00:00 PM - ,,,,, 1 comment

Tribute for My Bestfriend(s) : Trias Ningrum

Satu kata buat gambarin kesan pertama: Preman.

kurang lebih sekitar 12 taun yang lalu ya, cewek mungil (nah, kebagusan istilahnya) .. kecil (terlalu biasa istilahnya) ... boncel (terlalu kasar) ... intinya cewek ini berdiri di barisan paling depan waktu upacara penerimaan siswa baru di SMP * PWT. Ngerti kan? karena dia begitu makanya jadi berdiri paling depan. Mehehehehehh ...

Gaya berdirinya itu loh, kalo kami bilang: nyantheng atau ... songong. Pake rok kependekan, rambut super pendek, nah itu dia ... segala sesuatu tentang dia itu, pendek. Termasuk tingkat kesabarannya waktu itu, pendek banget. Yang berani nyentil emosinya dikiiiiit aja, siap-siap disemprot (not literally) seharian.

Satu setengah taun kemudian, dia masih berdiri dengan gaya yang sama waktu upacara bendera hari Senin. Tapi udah nggak berdiri paling depan, sekarang udah berani sembunyi di barisan agak belakang (biar bisa ngobrol & makan jajanan), rambutnya udah panjang, daaaannn ... walopun emosinya masih tetep pendek, waktu itu kepala sekolah, di sela-sela pidato puuuuuanjangnya itu, nyebut nama Iyas sebagai peraih nilai matematika tertinggi se-sekolah waktu ujian semester. Perfect score: 10.

-----

Entah kenapa nama Iyas yang paling pertama aku posting. Mungkin karena dia yang terkahir komen di posting bulan lalu, mungkin karena barusan aja liat tweet-nya, atau .. maybe because I suddenly miss her.

3 tahun di SMP, cuma 2 taun aja bisa liat Iyas berdiri songong tiap upacara bendera, taun ketiga dia balik lagi ke kota asalnya: Serang. Itulah akhirnya aku & Iyas terpaksa jalanin Long Distance Relationship Friendship sampe sekarang.

Iyas,
anak pinter yang punya banyak cara bikin catetan -diperkecil, dan sangat berguna kalo ujian! ups ...-
anak cewek yang kalo ketawa bikin gempa satu kelas,
anak pemberani yang njelasin apa dan gimana prosesnya cerai talak tiga,
anak tengah yang mandiri banget! She organize everything well, teach me how to deal with bad circumstance(s), and a lot more mature than any of us that time. 

Saking gampangnya anak ini lepas kontrol, sempet nih Iyas jadi 'target operasi' kami selama sebulanan gitu, yang berakhir manis di hari Valentine. Yak! Teenager banget --".

Mungkin karena kita punya beberapa hobi yang sama, cara berfikir yang sama, keanehan yang sama, ... mungkin itu yang bikin kita dulu, karena kepisah jarak segitu jauhnya, jadi betah rutin kirim-kiriman surat (sebelom Handphone & Facebook merajalela) sampe jadi kirim-kiriman diary. Walaupun sekarang udah nggak lagi diary-diary-an gitu, persahabatan lebih secure karena teknologi mengalahkan dimensi ruang, ada BBM, FB, Twitter ... But I still can feel the bond. Misal Iyas tiba-tiba BBM terus ngelaporin hasil 'kepo'nya, I feel like I can hear her loud laugh, her cheeky evil laugh! 

dari kirim-kiriman surat sampe kirim-kiriman diary --"

Iyas masih pinter sampe sekarang (ya menurut L??!! --"), lulus dari ITB, ceritanya Iyas mau mengabdi, ngajar bocah-bocah biar otak pinternya Einstein ga dia embat sendiri, sambil belajar jadi istri yang solehah katanya.

Walopun Iyas sekarang udah banyak berubah, dan memutuskan untuk berhijab ... tapi anak-anak 2 D nggak akan lupa jasa Iyas yang mengorbankan diri mewakili kelas di acara taunan paling bergengsi se-SMP: Putra-Putri Idola. Buakakakakakakakakakakakakakakak!

Yak! Inilah Iyas & Mas Koko tercintah ~~


Self Googling


Pernah nggak kamu nyoba googling nama kamu sendiri?
Surprise nggak liat hasilnya? Seberapa 'terkenal' kamu di dunia maya ...

Kalo internet-freak sih biasanya nggak kaget ya, ngeliat nama sendiri -apalagi nama lengkap- tercantum di beberapa situs resmi (situs kampus, institusi tertentu, social media,etc).

teehe~


Yang kadang suka bikin kaget adalah, kalo tiba-tiba nemuin nama (lengkap) disebut/ditulis di blog pribadi orang. karena menurutku, orang itu harus kenal dekat dulu untuk bisa menuliskan, apalagi mendeskripsikan seseorang di blog pribadinya.

kalo nama kamu tercantum di blog pribadi orang, diceritain pula kamu ngapain, gimana orangnya, bisa berarti beberapa hal:
- dia bener-bener deket & sangat menghargai kamu
- dia bener-bener stalker/fans sejati
- dia bener-bener benci sampe luangin waktu buat jelasin ke dunia seberapa 'annoying'-nya kamu
- kemungkinan-kemungkinan lain isi sendiri

tapi intinya satu, you're special for someone.

dan yang jelas ... dengan adanya seseorang yang nyeritain kamu di situs pribadi mereka, sangat ..... amat sangat ngebantu seseorang yang lagi stalking atau bahasa keren nya sekarang: KEPO ttg hidup kamu.

---

beberapa orang yang cukup kenal aku, mungkin udah paham banget seberapa besar aku menghargai keluarga & para sahabatku.
They're means everything to me :D

beberapa dari mereka bahkan, I've known for more than 10 years.

---

jadi ... berdasar dari hal-hal di atas, beberapa posting ke depan kayaknya akan diisi oleh nama-nama orang terpenting yang buat aku bisa jadi seperti sekarang.

tribute for my bestfriends.

the most famous one(s) in my life.

Tuesday, September 18, 2012

9/18/2012 05:21:00 PM - ,,, No comments

Sahabat Aku Sudah Berhasil 'Move On'. Kamu?

Pacar. 
selalu lebih indah dengan imbuhan 'mantan' di depannya. - anonymous

Kenapa bisa begitu?
akui aja deh, seberapa pun brengseknya mantan, the memories we've shared always win.
the past ... the 'oh-something' that we ever felt.

minggu ini, dikejutkan berita-berita yang oh, so ... breathtaking-heartwarming.
this girl, gimana aku ngikuti ceritanya mulai sejak dia belajar fisika-kimia-biologi pertama kali, yes .. junior high school it is, kemarin dia cerita tentang perkembangan selanjutnya.

I can't share the story completely, just because ;)

intinya aku bahagia, bener deh. sahabat aku ini udah banyak berubah.
masih jelas sekali di kepalaku, suatu siang dia ke rumah, tiba-tiba tiduran di bed, nggak nangis nggak apa-apa kek biasanya, dia cuma bilang "pusing, nes."
jadi aku cuma duduk, terus mijat kepalanya sampe dia tidur.

it WAS so hurt to see her like that. Her smile that slowly fade away, replaced with those emptiness stares; no laugh nor smile, but just endless sigh. 

Pernah liat dia yang seperti itu, itulah kenapa aku seneng dengan tangguhnya pendirian dia sekarang.
Walaupun masa lalu itu sebegitu menjanjikannya, walaupun kenangan itu semua diputar balik lagi, dia tetep kuat untuk bilang,

"I'm moving on."

congratulation Ega :)




So, yes .. now is too LATE for you, ex.

Monday, December 19, 2011

Persinggahan (dedicated to our beloved friend, alm. Irwanda 'Iwang' Hendri)

Bismillah ...

Pernah dengar dari dokter anestesiku, ICU itu tempat terhormat untuk orang meninggal. see? maksudnya orang lebih terhormat kalo meninggal di ICU, dibandingkan meninggal di bangsal. entah pendapat dari siapa itu. *absurd*

Bagiku sekarang, ICU itu lebih tepatnya sebuah persinggahan. Titik awal sebuah jawaban dari doa-doa keluarga & sahabat si pasien yang sedang berjuang. yang kebanyakan statusnya 'in between'. (between Life & Death)



18 Desember 2011. Sore itu, kami berdoa untuknya. entah apa tujuannya, pikirku. karena nggak pernah terpikir sebelumnya kalo kondisi dia sudah sebegitu menurunnya. seminggu ini dia berjuang. sadar - nggak sadar, panas naik turun, finally gagal multi organ. sebenarnya kami tau, kami sudah paham prognosisnya begitu denger dia sudah dibantu 'ventilator' (it's an end stage equipment, we know, but we choose to ignore it), karena kami masih percaya ada keajaiban - mukjizat, etc you name it - bahwa ia masih akan kembali. makanya kami berdoa di masjid RS Margono sore itu.

Angkatan kami, 2006, memang bukan angkatan yang terkenal paling rajin, paling membanggakan di kampus, dan justru sebaliknya, black record kami lebih banyak. Terserah. Mereka boleh mencela & memandang angkatan kami sebelah mata, tapi kalau masalah loyalitas, kami berani taruhan ... rasa kebersamaan kami belum bisa dikalahkan apapun. kami baru sadar itu kemarin. see?

dia .. dalam kondisi sakaratul mautnya, masih memberikan kebaikan pada kami. dia mempersatukan kami.



it's almost midninght di sela-sela jaga malamku di bangsal interna. mau nggak mau kebangun, berulang kali di-PING!! dan nyatanya kalimat yang ikut serta setelah PING!! itu akhirnya ga bisa bikin tidur sampe pagi.

"Cepet ke ICU. Iwang kritis!"

PING!!

PING!!

PING!!

PING!!

lari. aku lari ke ICU. masih nggak percaya. apa artinya kritis ini sebenernya? final you mean? dan aku masih percaya masih ada keajaiban.

malem itu, sekali lagi aku perhatikan loyalitas kami. it's almost midnight .. tapi recent updates BBM semua tentang Iwang. doa untuk Iwang. Harapan-harapan bahwa ia segera kembali pada kami.


Display Picture #PrayForIwang







Sekali lagi aku katakan, ICU adalah tempat persinggahan. Orang-orang berdoa, keluarga memohon pada Allah, sahabat-sahabat berharap, membisikkan harapan ... "Kamu pasti kuat!", "Ayo bangun!", "Allahu Akbar!", "Allah selamatkan dia!". ICU adalah tempat persinggahan sebelum pasien pulang ke rumah.

1. Rumah di dunia, bersama kesempatan kedua yang diberikan Allah. Pulang ke rumah untuk berikutnya menjalani pemulihan dalam waktu cukup lama. Bersabar menjalani pemulihan, karena kecacatan atau kekambuhan atau efek samping pasti ada. Maka mereka pulang ke rumah, dan pasien akan lebih menghargai hidup, menjalani kesempatan kedua dari Allah untuk ... hidup.

2. Atau pulang kembali pada Allah.
Dan yang ditinggalkan mengerti, bahwa itulah jawaban dari doa kami. Bahwa kepulangan sahabat kami ini, adalah kehendak Allah, yang terbaik baginya.

RJP.

It's the final scene. Kami tau.

Lama hidup di rumah sakit, kami sudah cukup paham cara mainnya, kami sudah tau urutannya. Dan akhirnya kami mulai mengakui, it's final. Kami menyerah, .. pasrah pada kehendak-Mu Allah ... Doa kami berubah seketika: "Yang terbaik bagi-Mu, Allah. Terbaik baginya menurut kehendakMu, kami ikhlas ..."




time of death: 23.29.




Innalillahi wa inna ilaihi raji'un ... kami menyayangimu Iwang, tetapi Allah lebih menyayangimu. Allah rindu pada-Mu. Seminggu penuh kamu berjuang, dan sudah saatnya kamu kembali. Kami ikhlas. Iya kami kehilangan, saaaaaaaaangat kehilangan. mungkin kamu nggak bisa baca atau tau lagi siapa & berapa banyak orang yang saaaaaangat peduli sama kamu, wang ... itulah yang membuktikan kamu orang baik. kesederhanaanmu mengajarkan kami banyak hal. Senyum kamu, kata-kata khas kamu, "aku iki opo?" .. "Jah-haatt" ... terpatri sudah di hati kami.

Menuju Peristirahatan ...


Kami berduka. Today is not Monday. Today is Mourn-Day. We've lost one of our best doctor! Our best friend!

Terima kasih telah hadir mewarnai hidup kami Iwang ... jalanmu menuju cita-cita menjadi dokter memang tinggal 1 langkah lagi (1 stase lagi). tapi bagi kami .. kamu telah menjadi dokter sejati, mengobati kekosongan pikiran kami tentang rasa syukur, kebersamaan, dan penghargaan atas hidup yang lebih baik. terima kasih Iwang ...

Semoga dilapangkan kuburmu, diampuni dosamu, dan dikuatkan orang-orang yang kamu tinggalkan. Amin ... semoga berada di tempat mulia di sisi Allah ya Iwang ....

kata-kata nggak akan cukup untuk menggambarkan betapa kami kehilangan kamu, tapi biar waktu yang menunjukkan, biarkan semangatmu yang mengubah kami perlahan, biarkan jejak-jejak hidupmu yang tersisa akan menyemangati kami untuk jadi yang terbaik. Kami akan membuatmu bangga, sahabat .... sebangga kami mengenalmu, memilikimu, menyayangimu ....

Tidur yang nyenyak ya sahabat ... We'll miss you ...


May you Rest in Peace ...
In memoriam, Irwanda Hendri Pratama. Dokter Muda, FK UNSOED 2006.

Tuesday, June 28, 2011

Persahabatan Semu

well ... entah kenapa tiba-tiba pengen bahas ini. beberapa hari terakhir rame jadi wacana (di otakku).

singkat cerita, aku orang yang sangat ... menjunjung tinggi arti persahabatan. that's so true ya, rahul bilang (alah korban bollywood): "aku nggak bisa sayang kamu, kalo kamu belum jadi sahabatku"
sahabat, yang tanpa pamrih. sahabat yang berteman sama kita karena memang kita satu tujuan, satu pemikiran, cocok, klop, bisa seneng sama-sama, susah tanggung sendiri #eh?

dan ketemulah aku sama satu kelompok 'persahabatan' semu. yang ikatan nya didasari sesuatu - pacar? instansi? kelompok resmi yang non resmi? - bukan dari hati.
jadi sebut aja, karena pacar kamu sama pacar aku di satu instansi ('penting') yang sama, berarti kamu jadi sahabatku, aku akan (sok) care sama kamu, aku akan dengan senang hati jadi pendengar setiamu setiap kali kamu ada masalah (sama pacarmu), aku akan semangat sekali kalo kita bisa sering ketemu & jalan-jalan (sama sahabat-sahabat-karena-pacar-kita-satu-instansi), ngobrol banyak hal yang seru (tentang dunia pacar kita, yang bahkan lebih kita kuasai dari dunia kita sendiri, dan hanya seputar itu - mentok).

tapi, kalo kamu sama pacar kamu putus ... bye-bye. kita bukan sahabat lagi.

nggak ada istilah mantan sahabat kan? aku dan 'kamu' bahkan nggak pernah musuhan. kita nggak pernah bertengkar, terus kenapa aku dan kamu nggak bisa jadi sahabat lagi? apa karena laki-lakimu itu udah jadi mantan pacar, trus aku juga ikut jadi mantan sahabat?

itu aneh. cuma terjadi di dunia 'itu', mas.
andaikan kamu cuma kamu ya mas, tanpa embel-embel itu. karena embel-embel itulah aku jadi susah bedain mana yang tulus temenan, mana yang cuma mau temenan 'karena kamu'. semoga aja aku bukan termasuk yang terakhir itu.

aku nggak keberatan kalo kita nggak bisa jadi sahabat lagi karena mungkin, ngobrol sama aku cuma ngingetin kamu tentang masa lalu yang berhubungan sama instansi itu. itu kan udah masalah hati ... aku ngerti kalo yang itu.

aku cuma mau kamu tau. detik saat aku mulai care sama kamu, berarti aku udah tulus anggap kamu temen aku, tulus ... bukan karena siapa pun, apa pun.

karena buatku .... lebih baik aku nggak jadi bagian dari dunia itu, daripada harus kehilangan sahabat atau saudara perempuan, seperti kamu.

Thursday, April 28, 2011

Hadiah! Dari Tuhan ...

Tau nggak? Salah satu benda favoritku?? Nih ....

"Ini gelang persahabatan dari Thailand ..."


kalo ditanya itu darimana? aku bilang gitu .. dari Thailand. Ini gelang persahabatan dari sahabatku, dari Thailand. Means .. sahabatku pergi ke Taiwan, ketemu orang Thailand, dikasih gelang itu, terus dia kasih ke aku ... *soalnya dia ga hobi pake asesoris!

Yang ngasih gelang ini nih ... kmaren abis kami (aku & temen2 sekelompok koas, yang abis stase jiwa) bilang kena MAD (Mixed Anxiety Disorder). Iya mix, soalnya ada anxiety/cemas & depresi. kupikir awalnya cuma depresi, tapi ternyata ada gejala cemas nya juga. entahlah ... mungkin perlu digali lagi.

Dia bilang depresi bisa bikin bunuh diri, dengan ditambah cemas, angka bunuh dirinya bisa lebih tinggi lagi.
well ... akhirnya aku buka buku setan jiwa lagi :p nemu ini ... etiologi tentamen suicide

etiologi:
1. halusinasi
bisa ada suara-suara yang nyuruh dia bunuh diri, ada yang nyuruh dia lompat ke sumur, dll. kalo dia percaya sama halusinasinya ya .... terjadilah.

2. waham persecutory (waham dikejar)
dia ngerasa, ada orang/makhluk/sesuatu yang terus-terus ngejar dia, biasanya diikuti sama waham ancaman, waham mau dibunuh. saking desperate nya dikejar-kejar (padahal cuma perasaan dia), ga kuat, suicide lah.

3. rendah diri
ini .. yang paling sering jadi alasan. waktu orang udah ngerasa ga berguna, idup sia-sia, ngerasa ga punya masa depan, ga dibutuhkan di dunia, ngerasa ga ada yang sayang, ... Nah ini depresi .... berat banget. parah ... karena orang-orang seperti ini nggak percaya sama kasih sayang Tuhan, ga percaya kalo pertolongan Tuhan akan datang pada hamba-Nya yang memohon. orang-orang seperti ini ... orang yang ngerasa hidupnya sendirian.

4. bersalah & berdosa.
mirip-mirip lah jalan pikirnya sama no. 3. biasanya abis ngelakuin kesalahan yang besar/fatal.

........
bunuh diri itu ... adalah keputusan paling bodoh & nggak bertanggung jawab, yang dibuat oleh orang yang berakal. *kalo bunuh diri karena halusinasi / waham ya ... emang butuh penanganan khusus. mereka nggak berpikir secara sehat. that's it.

tapi kalo pikiran nya jernih, tapi butek, ngerasa ga ada jalan keluar, terus bunuh diri??? wheeww ... sangat nggak bertanggung jawab! udah dikasi nyawa sama Tuhan, seenaknya diakhiri gitu aja. mesti ke ICU deh mereka. ngeliat gimana perjuangan pasien-pasien yang penyakitnya udah final stage!!!

damn ...
dunia ini thu indah sekali.

Titik hujan turun, dia atas daun-daun hijau. Berisik! Basah kuyup!
Angin berhembus, sejuk, daun-daun bergerak perlahan.
Langit dengan semburat kemerahan saat senja, berubah hitam dengan kerlip-kerlip bintang.
manusia tertidur, bernafas, berdoa di malam hari, agar semua kesalahan di hari itu dimaafkan,
berdoa agar keesokan hari diberi kesempatan untuk bernafas lagi,
berdoa agar nyawa-nyawa kami saat terlelap dikembalikan.
Agar esok pagi, kami tersenyum ketika melihat matahari masih bersinar,
dunia masih bergerak,
rencana Tuhan masih berjalan,
baik .. buruk ..
semua ada ceritanya.

jadi kenapa segampang itu memutuskan sendiri cerita yang sudah dibuat indah oleh Tuhan??
mungkin nggak sekarang? mungkin nanti?
mungkin nggak di dunia, tapi Tuhan menjanjikan surga.

Untuk mereka yang bersyukur & berserah diri atas ketetapan Nya.

So guys ... jangan perrrrrnah sekalipun berpikir, terlintas pun jangan, untuk mengakhiri hidupmu sendiri.

kamu boleh bilang masalah yang kamu hadapi berat, masalah mu nggak ketemu jalan keluar nya. Tapi bagi Tuhan, ada beribu jalan di tangan Nya untukmu.

jangan menyerah.

.............................

satu lagi, gelang persahabatan tadi cuma satu.
aku mau ke sana lagi buat nyari gelang yang lain, sama kamu. nggak sendirian.

kalo ke Thai, mau cari flower bracelet offering ini

Monday, April 25, 2011

4/25/2011 07:25:00 PM - ,, 2 comments

Proud of you my bestfriend(s)!!

Bismillah ...
Good afternoon everybody^^

tibalah di suatu sore -almost adzan maghrib-ketika si nenek tiba-tiba mulai menunjukkan gejala I'm-okay-don't-worry-but-actually-I-need-your-help nya. So, what I culd say is ... MOVING ON phase itu memang sulit sekali. Aku bisa aja ngomel ini & itu, karena ngerasa udah ngelewati masa moving on tadi. Atau bukan bener-bener melewati, tapi PERNAH melewati, so at least I know what I shuld say. Really ... I wuldn't say anything kalo nggak pernah ngerasain. It's jarkoni kata orang jawa.

terus di suatu petang -after adzan maghrib- ... waktu nda lagi waktunya 'apel malem', tiba-tiba Ega telpon. Cerita ini & itu, yang intinya ... sekalipun kita udah moved on, kadang suatu hari kita akan diuji lagi, sekuat apa sih kita udah mengikhlaskan masa lalu.

Her name, Karina Mega Puspandriya, & she's one of my very best friend


karena kadang keberhasilan seseorang terhadap sesuatu akan terlihat ketika dia bersikap saat diuji.

They're so one(s) in a million.

Iya, ... aku adalah salah satu dari para penjunjung tinggi nilai-nilai dalam keindahan persahabatan.

Bertahun-bertahun hidup, beribu teman, berpuluh teman baik, berbelas sahabat, & then I know exactly what friends are for.

Aku belajar dari mereka,
tertawa bersama mereka,
menangis bersama,
mencari jati diri bersama,
bertukar pikiran bersama,
saling mendukung,
saling mendoakan,
saling merindu saat jauh.

Kami melewati ini semua,
cobaan,
makian,
pujian,
kebanggan,
penggapaian mimpi,
konflik,
cinta,
pengkhianatan, ...

tapi akan selalu ada tawa di sana.
Kami tidak akan beranjak sedikit pun,
meski jauh .. kami tetap di sana,
mendoakan satu sama lain.

Kami boleh terpisah karena jarak, waktu dan kesibukan, tapi dalam hati kami selalu mengingat mereka, selalu mendoakan dan menyayangi mereka.
Seperti bintang, .. yang meski tak terlihat, tapi mereka selalu ada di langit, tak beranjak sedikit pun.
Kami .. meski tak lagi selalu terlihat bersama, tapi ikatan persahabatan antara kami selalu ada, tak akan pudar, tak akan hilang, tak akan terganti.

kami pernah melakukan kesalahan, tapi kami sama: belajar dari kesalahan sendiri, dan kesalahan-kesalahan para sahabat kami. kami tidak menjauh karena kesalahan yang mereka perbuat. Kami tetap ada bagi mereka, meski mereka menjauh, menutup diri, at least .. kami selalu 'memberi tahu' mereka ...

"Kamu nggak sendirian ..... Ada kita."

sekarang kami semua berjuang melawan derasnya arus dalam penggapaian cita-cita kami... pikiran kami mulai berubah, prinsip kami, arah hidup kami, pilihan hidup, mimpi ... kami berjuang menggapainya.

kami punya tujuan yang sama: membanggakan orang tua.
kami punya prinsip yang sama: kejujuran.
kami punya kekuatan yang sama: persahabatan

kami boleh saling jauh, tapi kami akan tetap saling mengingat dan mendoakan. agar para sahabat kami memperoleh kebahagiaan, kesuksesan, keselamatan, di dunia dan di hadapan-Nya.

kami tidak akan saling melupakan.
kami tidak akan saling membenci.

karena setiap kami bernafas, akan selalu ada ucapan terima kasih untuk para sahabat.

"Terima kasih karena (kamu/kalian) selalu ada ....."
And this is my favorite poem, for them. Portrait of a friend:
I can't give solutions to all of life's problems,
doubts, or fears.
But I can listen to you, and together we can seek
answers.

I can't change your past with all it's heartache and
pain, nor the future with it's untold stories.
But I can be there now when you need me to care.

I can't keep your feet from stumbling.
I can only offer my hand that you may grasp it and not
fall.

Your joys, triumphs, successes, and happinesses are
not mine;
Yet I can share in your laughter and joy.

Your decisions in life are not mine to make, nor to
judge;
I can only support you, encourage you, and help you
when you ask.

I can't give you boundaries which I have determined
for you,
But I can give you the room to change, room to grow,
room to be yourself.

I can't keep your heart from breaking and hurting,
But I can cry with you and help you pick up the pieces
and put them back in place.

I can't tell you who you are.
I can only love you and be your friend.

Dedicated for my very best friends:
Junior High: Karina Mega, Kartika Anggi, Adelina, Trias Ningrum
Senior High: Flora Vika, Okkita, Nurul Fitriani, Andriana, Bimbi La Bali, TW Yuliana
Med School: Yosefin, Sintia Dewi, Afriyanti, Novi Ros, Arista, Ariska, Eldora, Amanda
My new girls: Hendirna, Herdhita, Sheila, Rustya Aya
My only boy-friend: Mono Wira