Showing posts with label My Bad Times. Show all posts
Showing posts with label My Bad Times. Show all posts

Sunday, February 19, 2012

2/19/2012 06:18:00 PM - ,, No comments

Just a Dream


to the world, you might be just one person. but for one person, you might be his world
Lagi-lagi aku mempersoalkan mimpi-mimpiku.
lagi-lagi aku menuntut supaya mimpiku (sendiri) tercapai.
dan lagi-lagi aku lupa.

aku lupa tentang dia yang udah mengorbankan salah satu mimpi besarnya, demi aku.

I forgot that moment, how can I forget? *facepalm*
when I first embrace him, just to calm him down when he said those words. K*STR*D, how can I forget .... :(

aku sudah mendengar apa yang mau aku dengar hari ini.
sudah cukup.

and I'm sorry. really sorry.


Thank you for always loving me, perwiraku ...

Monday, December 19, 2011

Persinggahan (dedicated to our beloved friend, alm. Irwanda 'Iwang' Hendri)

Bismillah ...

Pernah dengar dari dokter anestesiku, ICU itu tempat terhormat untuk orang meninggal. see? maksudnya orang lebih terhormat kalo meninggal di ICU, dibandingkan meninggal di bangsal. entah pendapat dari siapa itu. *absurd*

Bagiku sekarang, ICU itu lebih tepatnya sebuah persinggahan. Titik awal sebuah jawaban dari doa-doa keluarga & sahabat si pasien yang sedang berjuang. yang kebanyakan statusnya 'in between'. (between Life & Death)



18 Desember 2011. Sore itu, kami berdoa untuknya. entah apa tujuannya, pikirku. karena nggak pernah terpikir sebelumnya kalo kondisi dia sudah sebegitu menurunnya. seminggu ini dia berjuang. sadar - nggak sadar, panas naik turun, finally gagal multi organ. sebenarnya kami tau, kami sudah paham prognosisnya begitu denger dia sudah dibantu 'ventilator' (it's an end stage equipment, we know, but we choose to ignore it), karena kami masih percaya ada keajaiban - mukjizat, etc you name it - bahwa ia masih akan kembali. makanya kami berdoa di masjid RS Margono sore itu.

Angkatan kami, 2006, memang bukan angkatan yang terkenal paling rajin, paling membanggakan di kampus, dan justru sebaliknya, black record kami lebih banyak. Terserah. Mereka boleh mencela & memandang angkatan kami sebelah mata, tapi kalau masalah loyalitas, kami berani taruhan ... rasa kebersamaan kami belum bisa dikalahkan apapun. kami baru sadar itu kemarin. see?

dia .. dalam kondisi sakaratul mautnya, masih memberikan kebaikan pada kami. dia mempersatukan kami.



it's almost midninght di sela-sela jaga malamku di bangsal interna. mau nggak mau kebangun, berulang kali di-PING!! dan nyatanya kalimat yang ikut serta setelah PING!! itu akhirnya ga bisa bikin tidur sampe pagi.

"Cepet ke ICU. Iwang kritis!"

PING!!

PING!!

PING!!

PING!!

lari. aku lari ke ICU. masih nggak percaya. apa artinya kritis ini sebenernya? final you mean? dan aku masih percaya masih ada keajaiban.

malem itu, sekali lagi aku perhatikan loyalitas kami. it's almost midnight .. tapi recent updates BBM semua tentang Iwang. doa untuk Iwang. Harapan-harapan bahwa ia segera kembali pada kami.


Display Picture #PrayForIwang







Sekali lagi aku katakan, ICU adalah tempat persinggahan. Orang-orang berdoa, keluarga memohon pada Allah, sahabat-sahabat berharap, membisikkan harapan ... "Kamu pasti kuat!", "Ayo bangun!", "Allahu Akbar!", "Allah selamatkan dia!". ICU adalah tempat persinggahan sebelum pasien pulang ke rumah.

1. Rumah di dunia, bersama kesempatan kedua yang diberikan Allah. Pulang ke rumah untuk berikutnya menjalani pemulihan dalam waktu cukup lama. Bersabar menjalani pemulihan, karena kecacatan atau kekambuhan atau efek samping pasti ada. Maka mereka pulang ke rumah, dan pasien akan lebih menghargai hidup, menjalani kesempatan kedua dari Allah untuk ... hidup.

2. Atau pulang kembali pada Allah.
Dan yang ditinggalkan mengerti, bahwa itulah jawaban dari doa kami. Bahwa kepulangan sahabat kami ini, adalah kehendak Allah, yang terbaik baginya.

RJP.

It's the final scene. Kami tau.

Lama hidup di rumah sakit, kami sudah cukup paham cara mainnya, kami sudah tau urutannya. Dan akhirnya kami mulai mengakui, it's final. Kami menyerah, .. pasrah pada kehendak-Mu Allah ... Doa kami berubah seketika: "Yang terbaik bagi-Mu, Allah. Terbaik baginya menurut kehendakMu, kami ikhlas ..."




time of death: 23.29.




Innalillahi wa inna ilaihi raji'un ... kami menyayangimu Iwang, tetapi Allah lebih menyayangimu. Allah rindu pada-Mu. Seminggu penuh kamu berjuang, dan sudah saatnya kamu kembali. Kami ikhlas. Iya kami kehilangan, saaaaaaaaangat kehilangan. mungkin kamu nggak bisa baca atau tau lagi siapa & berapa banyak orang yang saaaaaangat peduli sama kamu, wang ... itulah yang membuktikan kamu orang baik. kesederhanaanmu mengajarkan kami banyak hal. Senyum kamu, kata-kata khas kamu, "aku iki opo?" .. "Jah-haatt" ... terpatri sudah di hati kami.

Menuju Peristirahatan ...


Kami berduka. Today is not Monday. Today is Mourn-Day. We've lost one of our best doctor! Our best friend!

Terima kasih telah hadir mewarnai hidup kami Iwang ... jalanmu menuju cita-cita menjadi dokter memang tinggal 1 langkah lagi (1 stase lagi). tapi bagi kami .. kamu telah menjadi dokter sejati, mengobati kekosongan pikiran kami tentang rasa syukur, kebersamaan, dan penghargaan atas hidup yang lebih baik. terima kasih Iwang ...

Semoga dilapangkan kuburmu, diampuni dosamu, dan dikuatkan orang-orang yang kamu tinggalkan. Amin ... semoga berada di tempat mulia di sisi Allah ya Iwang ....

kata-kata nggak akan cukup untuk menggambarkan betapa kami kehilangan kamu, tapi biar waktu yang menunjukkan, biarkan semangatmu yang mengubah kami perlahan, biarkan jejak-jejak hidupmu yang tersisa akan menyemangati kami untuk jadi yang terbaik. Kami akan membuatmu bangga, sahabat .... sebangga kami mengenalmu, memilikimu, menyayangimu ....

Tidur yang nyenyak ya sahabat ... We'll miss you ...


May you Rest in Peace ...
In memoriam, Irwanda Hendri Pratama. Dokter Muda, FK UNSOED 2006.

Tuesday, June 28, 2011

Persahabatan Semu

well ... entah kenapa tiba-tiba pengen bahas ini. beberapa hari terakhir rame jadi wacana (di otakku).

singkat cerita, aku orang yang sangat ... menjunjung tinggi arti persahabatan. that's so true ya, rahul bilang (alah korban bollywood): "aku nggak bisa sayang kamu, kalo kamu belum jadi sahabatku"
sahabat, yang tanpa pamrih. sahabat yang berteman sama kita karena memang kita satu tujuan, satu pemikiran, cocok, klop, bisa seneng sama-sama, susah tanggung sendiri #eh?

dan ketemulah aku sama satu kelompok 'persahabatan' semu. yang ikatan nya didasari sesuatu - pacar? instansi? kelompok resmi yang non resmi? - bukan dari hati.
jadi sebut aja, karena pacar kamu sama pacar aku di satu instansi ('penting') yang sama, berarti kamu jadi sahabatku, aku akan (sok) care sama kamu, aku akan dengan senang hati jadi pendengar setiamu setiap kali kamu ada masalah (sama pacarmu), aku akan semangat sekali kalo kita bisa sering ketemu & jalan-jalan (sama sahabat-sahabat-karena-pacar-kita-satu-instansi), ngobrol banyak hal yang seru (tentang dunia pacar kita, yang bahkan lebih kita kuasai dari dunia kita sendiri, dan hanya seputar itu - mentok).

tapi, kalo kamu sama pacar kamu putus ... bye-bye. kita bukan sahabat lagi.

nggak ada istilah mantan sahabat kan? aku dan 'kamu' bahkan nggak pernah musuhan. kita nggak pernah bertengkar, terus kenapa aku dan kamu nggak bisa jadi sahabat lagi? apa karena laki-lakimu itu udah jadi mantan pacar, trus aku juga ikut jadi mantan sahabat?

itu aneh. cuma terjadi di dunia 'itu', mas.
andaikan kamu cuma kamu ya mas, tanpa embel-embel itu. karena embel-embel itulah aku jadi susah bedain mana yang tulus temenan, mana yang cuma mau temenan 'karena kamu'. semoga aja aku bukan termasuk yang terakhir itu.

aku nggak keberatan kalo kita nggak bisa jadi sahabat lagi karena mungkin, ngobrol sama aku cuma ngingetin kamu tentang masa lalu yang berhubungan sama instansi itu. itu kan udah masalah hati ... aku ngerti kalo yang itu.

aku cuma mau kamu tau. detik saat aku mulai care sama kamu, berarti aku udah tulus anggap kamu temen aku, tulus ... bukan karena siapa pun, apa pun.

karena buatku .... lebih baik aku nggak jadi bagian dari dunia itu, daripada harus kehilangan sahabat atau saudara perempuan, seperti kamu.

Tuesday, June 14, 2011

6/14/2011 08:42:00 PM - No comments

My bad Time

inilah saat-saat aku mempertanyakan banyak hal.

kenapa rasa tidak nyaman seperti ini diciptakan?
kenapa ada bahagia, ada sedih?

kenapa kita selalu merasa pernah berada di suatu titik ketika kita ragu akan pilihan hidup, dan akhirnya membuat kita kembali bertanya: "am I doin right?"

perlukah kita selalu bersikap baik dan ramah, menyapa semua orang yang kita temui? perlukah semua orang tau siapa kita? perlukah ....

mau dibawa kemanalah semua ini ...
pikiranku sepi. senyap tanpa duniamu.
tapi itu justru lebih baik.


kadang berharap semua pelajaran hidup ini tidak aku lalui dengan cara seperti itu.



muak sudah.



Ya Allah ... Engkau mengenalku lebih baik dari diriku sendiri dan aku lebih mengenal diriku daripada orang-orang yang memujiku. jadikanlah aku lebih baik daripada yang dipikirkan orang-orang tentang diriku. maafkanlah dosa-dosaku yang tak mereka ketahui dan janganlah jadikan aku bertanggung jawab atas apa yang mereka katakan - Abu Bakar

when I said "I'm okay / fine" it doesn't really mean I'm so okay like you see. We are the creature whom lie the best.

No. I'm not ok.

---------------------------------------------------------

biasanya kalo udah lewat 1 stase, aku suka bikin review singkat tentang stase tadi. ini gimana deh .. gimana bisa bikin review forensik & anestesi kalo kelompokku masih ngutang. belom bener-bener free ...

forensik ngutang ujian.
anestesi ngutang 2 minggu (yang dibayar masih ntaarrrr bulan September-Oktober) + ujian.

apa yang mw di review?

intinya .. ini sekarang udah mulai masuk stase besar ke-2 : Anak.

minggu pertama ini masih orientasi. kami masih belum boleh pegang pasien. emang paling strict & disiplin banget stase ini. mungkin karena anak-anak itu ya .... pertahanan tubuh nya masih belum kuat kek orang dewasa. karena anak-anak sekalinya terjadi perubahan metabolisme atau keseimbangan cairan, akibatnya bisa masif. berat. nggak kek orang dewasa yang seringnya bisa rebound.

But sometimes I wish I were child again. because bruised knees are heal faster than broken heart. and child's life isn't complicated like ours.
I wish I weren't meet you.
Because there's still many things I couldn't endure, I couldn't face, I couldn't ....

I wish ... you were someone else.

Thursday, June 5, 2008

6/05/2008 08:06:00 PM - , 2 comments

salah satu teman baikku bernama vertigo

Pernah tau rasanya vertigo? Pusing n sakit kepala berat, kek digebukin, dunia berputar, pengen jungkir balik, n kadang diperparah sama yang namanya muntah??? Pernahkah??? Sayangnya, vertigo dah minta diakui jadi sohibku.

Aku biasanya kena vertigo kalo dah kurang tidur, atau kebanyakan pikiran ... aka stress!!! Terakhir vertigo, Jumat kmaren tanggal 30 mei. Dah ngrasa c, dy say hi! pas masih siangan. Begitu pulang dari kampus langsung tepar, padahal diminta si boss (mentri departemen aku, adit namanya) bikin power point buat presentasi evaluasi program kerja. Ternyata istirahat sejam dua jam gak bikin pusingnya ilang.

Tapi tetep aja, jam 3 sprempat tetep pergi ke acara BEM, ... FOKER (Forum KebeRsamaan) namanya. Eh .... gak taunya tambah parah aja disitu, tiap kepala gerak dikit ... anjriiiiiit, eh salah! Astaghfirullah .... sakit ... udah deh thu rapat gak begitu aku paham lagi isinya apa. Cuma aku denger orang ketawa” n debat” gak begitu jelas, samar” ... dunia mulai jadi komidi puter. N isi perut aku ternyata dah mulai pengen melihat dunia luar. Pas itu di sebelah aku ada Yosi (orang yang bersikeras gak mau aku panggil nenek gara” menganggap diriku lebih keliatan seperti nenek” daripada dy. Eh ... dia juga nulis ini di -go- blog nya dia) ... aku Cuma bisa ngomong dengan lemahnya “Yos, pengen muntah” sebelumnya c dy dah tau aku rada tepar gitu. Rasain deh, panik dy!!!

Abis itu aku ijin keluar ma Pak Presiden BEM (yang dah dinobatkan sama ISMKI wilayah 3 sebagai presiden BEM terbaik, katanya dy c ...) mw ke kamar mandi, ternyata c Yosi ngikutin. HA!! Panik beneran dy!! Ternyata sampai di depan kamar mandi, ... “KAMAR MANDI RUSAK! TIDAK DAPAT DIGUNAKAN” ... apa”an c!!!! dah bayar mahal (bagi yang bayar mahal, aku c nggak weeee ...) kamar mandi bisa rusak aja!!! Masa aku mw muntah di lantai granit ini???? Weudeuh ... gak keren kan???!!! Bisa”nya c mw muntah mikirin tempat!!! Dasar bego!! Akirnya ... sebagai ganti, aku sujud di lantai, kepala aku tekuk ke dalem, aku pegangin juga ... (itu lho, gayanya Fahri pas diputuskan nggak bersalah dipersidangan - Ayat Ayat Cinta)

Sakiiiiiiiiiit ...... setelah yosi makin panik, setelah Eggy lewat, setelah yosi panik minta Eggy yang mw pulang ngenterin aku pulang juga, setelah yosi yang panik banget ikut nganter aku pulang di mobil Rendi yang dibawa Eggy, aku muntah juga akirnya. (Hueeek ... bau rawon. Baru inget tadi siangnya abis makan sepiring nasi rawon. Sekarang jadi males makan rawon, brasa makan muntahan sendiri ... yang lagi baca n kebetulan lagi makan ... mav yak!)

Finally, sampe juga di rumah, dipapah sama ayah sampe masuk kamar. Langsung dikasi obat macem”. Tapi percuma juga abis itu muntah lagi .... (sooooor ... banyak gitu! Mpe keluar dai idung juga ... gak usah dibayangin) ... minum obat lagi .... muntah lagi ... aku sampe punya tempat tongkrongan baru, di sebelah WC duduk!!! Akhirnya setelah empat obat keluar masuk perut, aku bisa tidur pules (obat nya ada obat analgetik -pereda nyeri- sama obat penenang gitu lah, yang bikin ngantuk berat ... gak boleh sebut merek ya???)

Besoknya c alhamdulillah dah baikan. Tapi .... ternyata ada hal buruk yang bikin aku mesti jaga” bakal ketemu vertigo lagi ... hari itu ternyata praktikum Patologi Klinik, pemeriksaan feses. Tau feses kan? Itu tinja saudara-saudara ... itu eek. Iya ... abis sembuh vertigonya, besoknya mesti ditahan-tahanin ngublek” eek orang ... yang lembek, coklat, panjang, kliatan ada sisa kacang, biji mentimun, sama serat” sayuran gitu ... ni orang abis makan gado” kali yak!!!